Vietnam Drip Coffee: Penjelasan Dasar, Sejarah, dan Daya Tariknya

Table of Contents
Vietnam Drip Coffee:


Vietnam Drip Coffee: Penjelasan Dasar, Sejarah, dan Daya Tariknya 

Ah, Vietnam Drip Coffee! Kalau kamu seorang pencinta kopi sejati seperti aku, pasti pernah mendengar tentang keajaiban yang satu ini. Kalau belum, jangan khawatir, karena di sini kita bakal ngomongin semuanya—mulai dari apa itu Vietnam Drip Coffee, kenapa kamu harus mencobanya, hingga bagaimana cara membuatnya dengan benar. Semua dari pengalaman pribadi, ya!


Apa Itu Vietnam Drip Coffee?

Jadi gini, Vietnam Drip Coffee atau yang dikenal juga dengan nama "Cà Phê Phin" adalah kopi yang diseduh dengan alat sederhana bernama "Phin." Phin ini mirip dengan saringan kecil yang diletakkan di atas gelas, dan kopi dituang sedikit demi sedikit ke dalamnya, perlahan, sambil menetes ke bawah. Gimana sih cara kerjanya? Nah, si Phin ini bekerja seperti filter kopi manual, cuma lebih lambat. Setiap tetes yang keluar itu terasa kayak perjalanan kopi yang penuh makna—nggak cuma sekadar cicip kopi, tapi merasakan setiap tetes kelezatannya.


Kenapa aku suka banget sama Vietnam Drip Coffee? Pertama-tama, kopi ini punya rasa yang super kental, kaya, dan berlapis. Dimasak perlahan, makanya rasanya beda banget dengan kopi biasa. Dan yang bikin enak, si kopi ini biasanya disajikan dengan susu kental manis, yang bikin rasanya jadi lebih manis, creamy, dan tentu saja… addictive!


Perjalanan Kopi Vietnam dalam Hidupku

Jujur, pertama kali aku nyoba Vietnam Drip Coffee itu agak kaget. Waktu itu, aku sedang jalan-jalan ke Vietnam (makanya namanya juga Vietnam Drip), dan diajak oleh seorang teman untuk nyobain kopi lokal. Teman aku yang juga seorang barista lokal, langsung kasih tahu kalau kopi yang dia sajikan ini menggunakan Phin. Aku pikir, "Ah, cuma kopi biasa aja kan?" Ternyata, begitu aku nyeruput yang pertama, rasanya langsung beda! Kopinya lebih pekat, lebih berkarakter, dan ada sedikit rasa manis yang nggak biasa, berkat susu kental manis yang dipakai.


Sejak itu, aku nggak bisa berhenti ngidam Vietnam Drip. Bahkan, setelah balik ke rumah, aku mulai berusaha buat sendiri. Nah, kalau kamu juga mau mencoba membuatnya di rumah, aku bakal bagi tips dan triknya biar kamu bisa nikmatin kopi Vietnam yang otentik!


Cara Membuat Vietnam Drip Coffee di Rumah

Jadi, pertama-tama kamu butuh alat Phin (bisa beli online atau di toko barang-barang Asia), kopi bubuk yang agak kasar, dan susu kental manis. Gampang, kan? Ini langkah-langkahnya:


  • Siapkan Phin dan Kopi

Taruh Phin di atas gelas atau cangkir yang kamu pilih. Pastikan Phin terpasang dengan pas. Ambil sekitar 1-2 sendok makan kopi bubuk (tergantung seberapa kuat kamu suka kopi) dan tuangkan ke dalam Phin. Ratakan kopi supaya merata di dasar.


  • Tambahkan Air Panas

Sekarang, ambil air panas, sekitar 90-95 derajat Celsius, dan tuangkan sedikit di atas kopi untuk menyiramnya (namanya "blooming"). Tujuan ini biar aroma kopinya keluar dulu sebelum diseduh. Tunggu sekitar 30 detik.


  • Mulai Proses Penyeduhan

Setelah itu, isi Phin dengan air panas sedikit demi sedikit. Jangan terburu-buru, biarkan air meresap perlahan ke dalam kopi. Proses ini bisa memakan waktu sekitar 4-5 menit. Sabar, ya! Semakin lambat, semakin kaya rasa kopi yang dihasilkan.


  • Tambah Susu Kental Manis

Setelah kopi selesai diseduh dan sudah menetes sempurna, jangan lupa tambahkan susu kental manis ke dalam gelas. Ini adalah rahasia kenikmatan Vietnam Drip Coffee. Sesuaikan dengan selera, ya! Kalau kamu suka lebih manis, tambahkan lebih banyak susu.


  • Nikmati

Aduk-aduk kopimu sampai rata, dan voilà! Vietnam Drip Coffee siap kamu nikmati. Enak banget, deh, pokoknya. Kalau kamu ingin menambah es, bisa jadi kopi Vietnam dingin yang segar banget untuk cuaca panas.


Keunikan Vietnam Drip Coffee

Selain rasanya yang unik, yang bikin Vietnam Drip ini seru adalah prosesnya yang santai. Nggak kayak kopi instan atau espresso yang cepet banget jadi, Vietnam Drip Coffee ngajarin kita untuk menikmati waktu. Seduh perlahan, nikmati aroma yang keluar dari setiap tetes, dan rasakan sensasi kopi yang mendalam.


Aku inget, dulu pernah ada momen di mana aku ngopi bareng temen-temen, dan semua pada nanya kenapa kopi Vietnam ini terasa beda banget. Ya, itu karena cara seduh yang sederhana tapi penuh makna. Kopinya nggak cuma sekadar kafein, tapi semacam ritual yang membawa kita lebih dekat dengan sensasi kopi yang sebenarnya.


Beberapa Tips dari Pengalaman

Pilih Kopi yang Tepat

Kopi untuk Vietnam Drip biasanya yang berjenis robusta, karena lebih kuat dan lebih pekat. Tapi kalau kamu lebih suka rasa kopi yang halus, kamu bisa coba dengan arabica juga. Coba bereksperimen untuk menemukan campuran kopi yang sesuai dengan selera kamu.


Perhatikan Waktu Penyeduhan

Jangan terburu-buru saat menyeduh. Proses ini memang lama, tapi hasilnya benar-benar worth it. Jangan sesekali tergoda buat nambahin air panas dengan cepat. Nikmati setiap tetesnya.


Sajikan dengan Gaya

Kopi Vietnam nggak cuma soal rasa, tapi juga soal pengalaman. Sajikan dengan gelas atau cangkir yang keren, biar makin nambah nikmat rasanya. Bisa jadi lebih keren kalau kamu barista di rumah!


Eksperimen dengan Variasi

Cobalah variasi Vietnam Drip, seperti menambahakan sedikit rasa rempah (kayak kayu manis atau vanili), atau coba dengan es untuk versi iced coffee yang menyegarkan.


Sejarah Singkat Vietnam Drip Coffee

Ngomong-ngomong soal Vietnam Drip Coffee, ada sedikit sejarah yang menarik di baliknya. Si Phin ini bukan alat baru, lho. Dia sudah ada sejak zaman kolonial Perancis di Vietnam pada abad ke-19. Waktu itu, kopi di Vietnam memang mulai berkembang, berkat pengaruh Perancis yang membawa biji kopi Arabica ke negara ini.


Namun, setelah beberapa waktu, orang Vietnam mulai lebih suka kopi robusta karena rasanya yang lebih kuat dan cocok dengan selera mereka. Nah, Phin yang kita kenal sekarang mulai digunakan sebagai cara praktis untuk menyeduh kopi. Alat ini menjadi simbol dari cara orang Vietnam menghargai waktu dan proses dalam membuat kopi. Phin sendiri cukup simpel, tapi kemampuannya untuk menghasilkan kopi yang kaya rasa itu luar biasa.


Jadi, Vietnam Drip Coffee bukan sekadar kopi, tapi lebih seperti bagian dari warisan budaya Vietnam yang sudah ada sejak lama. Aku nggak heran sih kalau kopi ini tetap eksis hingga sekarang, karena rasanya yang unik dan cara penyajiannya yang punya filosofi tersendiri.


Filosofi Kopi Vietnam Drip

Bagi banyak orang Vietnam, menikmati Vietnam Drip Coffee bukan hanya tentang rasa, tetapi tentang pengalaman yang lebih dalam. Seperti yang sudah aku singgung sedikit sebelumnya, penyeduhan kopi ini mengajarkan kita untuk bersabar. Prosesnya lambat, tapi hasilnya sangat berharga. Filosofi ini seolah mengingatkan kita untuk menikmati setiap momen dalam hidup, walaupun terkadang kita terburu-buru atau ingin segalanya cepat selesai.


Setiap tetes kopi yang keluar dari Phin itu punya makna tersendiri. Kalau kamu terburu-buru dan coba buat proses ini jadi cepat, kopi yang dihasilkan nggak akan sama. Kamu nggak hanya membutuhkan air panas dan kopi, tapi juga ketenangan dan perhatian. Nah, kalau kamu sudah siap untuk menikmati kopi dengan santai, kamu akan merasakan sensasi rasa yang lebih mendalam. Begitu kopi itu mengalir ke gelas, rasa manis dari susu kental manis dan kepekatan kopinya menyatu sempurna. Itulah filosofi kopi Vietnam: "Kopi yang ditunggu, hasilnya tak akan mengecewakan."


Menurutku, ini seperti hidup, ya? Kadang, kita harus sabar dan menikmati setiap prosesnya, walaupun nggak selalu cepat. Kalau kita bisa berhenti sejenak dan menikmati hal-hal kecil, kita bakal menemukan keindahan dalam setiap detil, termasuk dalam secangkir kopi.


Harga Kopi Vietnam Drip di Cafe

Sekarang, kalau kamu lagi pengen nyantai di cafe dan pengen nyobain Vietnam Drip Coffee, pasti penasaran deh dengan harganya. Kalau di cafe-cafe biasa di Indonesia, harga Vietnam Drip Coffee bisa bervariasi, tergantung tempatnya. Di cafe lokal yang santai, biasanya harga satu cangkir kopi Vietnam Drip ada di sekitar Rp 25.000 hingga Rp 40.000. Kalau kamu ke cafe yang lebih premium atau bergaya, bisa lebih mahal lagi, bahkan mencapai Rp 50.000-an.


Tapi, jangan khawatir, kopi Vietnam ini sebenarnya punya value yang sangat baik. Dengan harga segitu, kamu nggak hanya dapetin kopi, tapi juga pengalaman santai yang nggak bisa didapatkan dari kopi instan. Bisa dibilang, ini adalah salah satu cara untuk menikmati waktu kamu dengan lebih penuh, sambil ngopi yang nikmat. Jika dibandingkan dengan kopi espresso atau cappuccino di beberapa cafe, harga Vietnam Drip Coffee termasuk lebih terjangkau untuk pengalaman kopi yang nggak kalah menarik.


Namun, kalau kamu pengen menikmati Vietnam Drip tanpa harus keluar rumah, kamu bisa bikin sendiri di rumah, kan? Tentu saja dengan alat dan bahan yang lebih murah, kamu bisa menciptakan kopi yang sama enaknya dengan harga yang lebih ramah di kantong. Jadi, pilihan ada di tanganmu, apakah kamu ingin menikmati suasana cafe atau meracik kopi Vietnam sendiri di rumah.


Efek Minum Kopi Vietnam Drip

Nah, ngomongin efek minum Vietnam Drip Coffee, ada beberapa hal yang perlu kamu tahu. Karena kopi Vietnam biasanya menggunakan biji robusta yang memiliki kandungan kafein lebih tinggi daripada arabica, kopi ini cenderung memberi efek yang lebih kuat. Jadi, kalau kamu penggemar kopi berat, Vietnam Drip ini bisa jadi pilihan yang tepat buat kamu. Kamu bakal merasa lebih terjaga, lebih fokus, dan lebih energik setelah minum secangkir kopi ini.


Namun, hati-hati juga ya, karena kafein yang tinggi bisa membuat beberapa orang merasa cemas atau jittery. Terutama bagi kamu yang sensitif terhadap kafein, efeknya bisa terasa lebih kuat daripada kopi biasa. Jadi, kalau kamu tipe orang yang sering merasa tegang atau gugup setelah minum kopi, mungkin sebaiknya kamu mengurangi jumlah susu kental manis yang ditambahkan atau memilih kopi dengan kadar kafein yang lebih rendah.


Selain itu, ada juga efek psikologis dari menikmati Vietnam Drip. Seperti yang sudah aku sebutkan, proses penyeduhan kopi ini cukup lama. Jadi, kamu bakal punya waktu untuk bersantai, menikmati suasana, dan sedikit melupakan kesibukan sejenak. Proses yang lambat ini memberikan sensasi relaksasi yang berbeda dibandingkan dengan kopi cepat saji. Kopi Vietnam bisa jadi cara buat kamu memperlambat waktu, menikmati momen, dan mengingatkan diri sendiri bahwa kadang-kadang, yang terbaik itu datang dengan kesabaran.


Aku sendiri sering merasa lebih tenang setelah minum Vietnam Drip, mungkin karena proses penyeduhan yang penuh perhatian itu memberi pengaruh pada mindset aku. Aku bisa duduk, menikmati aroma kopi yang harum, dan merasa lebih terhubung dengan waktu. Jadi, efeknya nggak cuma dari sisi fisik, tapi juga mental.


Kesimpulan

Vietnam Drip Coffee lebih dari sekadar minuman. Ini adalah pengalaman yang membawa kita ke dalam dunia kopi yang penuh rasa, filosofi, dan kenikmatan. Dari sejarah panjang yang dimulai pada masa kolonial hingga filosofi di balik setiap tetes kopi, Vietnam Drip adalah bukti bahwa kopi bisa menjadi lebih dari sekadar kafein—dia bisa jadi teman perjalanan yang menemani kita menikmati hidup, sedikit lebih lambat dan penuh makna.


Kalau kamu belum coba Vietnam Drip, ayo coba! Rasakan sendiri bagaimana kopi ini mengubah cara kita memandang hidup dan kopi. Dan yang pasti, harganya juga masih cukup bersahabat untuk pengalaman yang tak terlupakan.


FAQ Vietnam Drip Coffee

Apa itu Vietnam Drip Coffee?

Vietnam Drip Coffee adalah metode penyeduhan kopi khas Vietnam yang menggunakan alat bernama Phin. Alat ini terdiri dari saringan logam kecil dengan tutup, yang dirancang untuk mengekstraksi rasa kopi dengan cara yang lambat dan penuh perhatian. Biasanya, kopi robusta yang digunakan karena rasa kuat dan pekatnya cocok banget untuk lidah orang Vietnam (dan aku juga!). Biasanya, Vietnam Drip disajikan dengan susu kental manis sebagai pemanis, tapi kalau kamu tipe yang suka kopi hitam tanpa tambahan, itu juga oke banget.


Yang bikin Vietnam Drip unik adalah prosesnya. Saat air panas dituangkan ke atas bubuk kopi, tetesan kopi akan perlahan menetes ke dalam gelas di bawahnya. Proses ini bisa makan waktu 5-10 menit, jadi kalau kamu lagi buru-buru, mungkin ini bukan kopi yang tepat buat kamu. Tapi, kalau kamu ingin menikmati prosesnya sambil duduk santai, Vietnam Drip adalah teman terbaikmu.


Apa bedanya V60 dan Vietnam Drip?

Pertanyaan bagus! Meski sama-sama metode manual brewing, V60 dan Vietnam Drip itu beda jauh banget, baik dari alat, teknik, maupun hasil akhirnya.

  • Alat:

V60 menggunakan dripper berbentuk kerucut dengan filter kertas, sementara Vietnam Drip memakai Phin dari logam tanpa filter tambahan.

  • Teknik:

Penyeduhan V60 melibatkan proses pouring (menuang air secara spiral) dengan tingkat presisi tinggi, sementara Vietnam Drip lebih santai. Air dituangkan sekali saja, dan kamu tinggal tunggu hasilnya menetes.

  • Hasil Akhir:

V60 menghasilkan kopi yang lebih clean, ringan, dan aromatik karena filter kertasnya menahan minyak kopi. Sebaliknya, Vietnam Drip lebih bold, pekat, dan seringkali manis karena campuran susu kental manis.


Dari sini, kamu bisa pilih sesuai selera. Kalau mau kopi ringan dan elegan, pilih V60. Kalau butuh kopi kuat dan creamy yang bisa jadi comfort drink, Vietnam Drip jawabannya.


Apakah Vietnam Drip pakai susu?

Yup, sebagian besar Vietnam Drip Coffee disajikan dengan susu kental manis. Bahkan, bisa dibilang itu ciri khasnya. Campuran susu ini bikin rasa kopi yang kuat jadi seimbang dengan sentuhan manis dan creamy. Kalau pertama kali nyobain, rasanya mirip-mirip dessert—manis, tapi nggak berlebihan.


Tapi, nggak semua Vietnam Drip harus pakai susu. Kalau kamu suka kopi hitam, kamu bisa nikmatin versi originalnya tanpa tambahan apa pun. Kopinya tetap bold, earthy, dan punya rasa unik dari robusta yang digunakan. Jadi, pilihan ada di tanganmu, mau versi manis atau kopi murni yang lebih intense.


Bagaimana cara membuat Vietnam Drip?

Cara bikin Vietnam Drip itu sebenarnya gampang banget, kok. Tapi, seperti semua hal yang bagus, kamu butuh sedikit kesabaran. Nih, aku kasih step-by-step-nya:


Siapkan Alat dan Bahan:


  • Phin (saringan kopi Vietnam)
  • Gelas (preferably transparan biar kamu bisa lihat prosesnya)
  • 2-3 sendok makan bubuk kopi robusta
  • Air panas (sekitar 90-95°C)
  • Susu kental manis (opsional, tapi direkomendasikan kalau mau autentik)

Langkah-Langkahnya:

  • Masukkan 1-2 sendok makan susu kental manis ke dalam gelas (kalau suka).
  • Pasang Phin di atas gelas.
  • Tambahkan bubuk kopi ke dalam Phin, lalu ratakan.
  • Letakkan penekan (press) di atas kopi, tapi jangan terlalu kencang.
  • Tuang sedikit air panas (sekitar 15-20 ml) untuk mekarin kopi (proses ini disebut blooming). Tunggu 30 detik.
  • Setelah itu, tuang sisa air panas hingga Phin penuh.
  • Tutup Phin, lalu biarkan kopi menetes perlahan ke dalam gelas. Proses ini biasanya memakan waktu 5-7 menit.

Nikmati:

Setelah selesai, aduk kopi dan susu kental manis hingga tercampur rata. Tambahkan es batu kalau kamu mau versi dinginnya (Vietnamese Iced Coffee). Siap deh, dinikmati!


Prosesnya mungkin terdengar sedikit lama, tapi justru itu poin utamanya. Kamu bisa menikmati setiap langkah, aroma kopi yang keluar, dan detak waktu yang terasa lebih lambat. Dan ketika akhirnya kamu menyeruput kopi itu, aku jamin, rasanya lebih dari sekadar nikmat—itu adalah pengalaman.


Jadi, udah siap untuk bikin Vietnam Drip di rumah? Atau mau langsung ke cafe terdekat buat nyobain? Yang jelas, Vietnam Drip Coffee itu nggak hanya soal rasa, tapi juga soal perjalanan menikmati kopi dengan sepenuh hati. 😊

Petualangan Seru
Petualangan Seru www.petualanganseru07.my.id